Manajemen Anestesi pada Pasien dengan Kistoma Ovarii Permagna
ABSTRACT

Background: Management of anesthesia in patients with cystoma ovarian permagna is a challenge because it requires careful preparation and have a high risk during the perioperative period

Case: A woman 25 years old attending with a growing abdomen experienced since the 15 months before admission, the patient complained of slight difficulty breathing. Activity began to decrease, difficult to walk. Patients with 109 cm abdominal circumference. Ultrasound examination showed a large cystoma with ascites . CT scan of the abdomen showed a large cystic mass with a size of 30,3 x 34,9 x42,1 cm with solid components are urging the intestine and the presence of hydronephrosis degrees IV and III in the left- right , minimal intraperitoneal ascites fluid.General Anesthesia were delivered by ET intubation. .  The surgery lasted for 2 hours, cystoma successfully removed intact ovary weighed 23 kg. Intraoperative bleeding patients about 500 ml , and 1600 ml of urine production. After 19 hours of observation in the intensive care unit was extubated . After the third day the patient is allowed to be treated in the room . Weight 30 kg patient in the room. Normal physical activity and without complaints of pain with VAS scale ( visual analog score) as silent as it moved 2 cm 0 cm . Patients were allowed to go home after day 8 post for outpatient surgery.

Summary: Management of anesthesia has been conducted to a woman with cystoma ovarian permagna. The surgery was a great success and patient dismissed after day 8 post op.

 

Keywords : Anesthesia, cystoma ovarian permagna
ABSTRAK
Pendahuluan: Manajemen anestesi pada pasien dengan kistoma ovarium permagna merupakan tantangan karena memerlukan persiapan yang cermat dan memiliki risiko tinggi selama periode perioperatif .
Kasus:   Seorang wanita berusia 25 tahun datang dengan keluhan perut membesar  sejak 15 bulan sebelum masuk rumah sakit, pasien mengeluhkan kesulitan bernapas. Aktivitas mulai berkurang, terdapat kesulitan berjalan. Pasien memiliki lingkar perut 109 cm. Pemeriksaan USG menunjukkan kistoma besar dengan ascites. CT scan abdomen menunjukkan massa kistik besar dengan ukuran 30,3 x 34,9 x42 ,1 cm dengan komponen padat mendesak usus dan adanya hidronefrosis derajat IV dan III di kiri-kanan, cairan asites minimal intraperitoneal.Dilakukan anestesi dengan anestesi umum dengan intubasi. Operasi berlangsung selama 2 jam, kistoma berhasil diangkat secara utuh denganberat massa saat ditimbang 23 kg. Perdarahan intraoperatif sekitar 500 ml, dan produksi urin 1600 ml. Setelah 19 jam pengawasan di unit perawatan intensif, pasien diekstubasi. Setelah hari ketiga pasien dirawat di ruangan. Berat pasien 30 kg
diruangan. Aktivitas fisik normal dan tanpa keluhan nyeri dengan skala VAS ( skor analog visual) saat diam dan saat bergerak 2 cm 0 cm. Pasien diijinkan pulang ke rumah setelah hari ke-8 pasca operasi untuk rawat jalan.
Ringkasan: Manajemen anestesi telah dilakukan pada wanita dengan kistoma ovarium permagna.Operasi berjalan sukses dan pasien diperbolehkan pulang ke rumah setelah hari ke-8 pasca operasi untuk rawat jalan
Kata kunci : anestesi, kistoma ovarium permagna
Artikel Sekarang
Dipublikasi pada 01 November 2013
Penulis :
» Hadyan Sinantyanta
» Ida Bagus Gde Sujana
Kategori : Laporan Kasus
Berkas Artikel (PDF)
Dari Jurnal
Volume V Nomor 3, November 2013 Cover JAI
Daftar Isi | Berkas Full (PDF)

 

Beri komentar

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Unknown: write failed: Disk quota exceeded (122)

Filename: Unknown

Line Number: 0

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Unknown: Failed to write session data (files). Please verify that the current setting of session.save_path is correct (/var/cpanel/php/sessions/ea-php56)

Filename: Unknown

Line Number: 0