Penentuan Dosis Efektif Bupivacaine Hiperbarik 0,5% Berdasarkan Tinggi Badan Untuk Bedah Sesar Dengan Blok Subarakhnoid
ABSTRACT

Background: Spinal anesthesia for cesarean section is preferred because of rapid onset, the technique is simple, relatively easy to perform, perfect muscle relaxation compared with epidural anesthesia, and greater maternal safety profile compared with general anesthesia. However, at high doses, it can cause high sensory and motor block and hypotension. The frequency and degree of hypotension is affected by subarachnoid dose of local anesthetic.

Objectives: Assess the effectiveness of hyperbaric bupivacaine 0.5% dose based on body height for subarachnoid block at cesarean section.

Methods: 40 pregnant women who met the inclusion criteria were randomly divided into two groups, 20 persons in group I received 0.5% hyperbaric bupivacaine 0,06 mg / cm body height, and 20 in group II received 0.5% hyperbaric bupivacaine 12.5 mg. Several variables, ie vital signs, incidence of hypotension, ephedrine given, time blocks sensory and motor block are recorded from before to 45 minutes after spinal anesthesia action against.

Results: In group I, the onset of sensory block at the T10 dermatome was achieved in 1.61 - 0.617 min after injection of the drug, did not differ significantly when compared to Group II is 1.47 - 0.655 min (P> 0.05). All sensory block achieved in this study is dematom T4. The onset of sensory block at dermatome T4 reached at 2.55 - 0.56 min post-injection of drugs in group I, was not significantly different when compared to group II are 2.45 - 0.594 min (P> 0.05). Mean difference in systolic pressure, diastolic pressure, mean arterial pressure, heart rate and the amount of ephedrine used in both groups showed that the difference was not statistically significant (p> 0.05) and similarly, the incidence of hypotension.

Conclusion: 0.5% hyperbaric bupivacaine 0.06 mg/ cm for subarachnoid block at cesarean section has similar efficacy and hemodynamic profile with 0.5% hyperbaric Bupivacaine 12.5 mg.

Keywords : bupivacaine, height, effective dose, subarachnoid block, cesarean section
ABSTRAK

Latar Belakang: Anestesi spinal lebih disukai untuk bedah sesar dikarenakan onset cepat, teknik sederhana, relatif mudah dilakukan dan menimbulkan relaksasi otot yang sempurna dibandingkan dengan anestesi epidural, dan profil keselamatan ibu lebih besar dibandingkan dengan anestesi umum. Meskipun demikian, anestesi spinal dapat menyebabkan hipotensi, yang memberi dampak morbiditas pada ibu dan janin. Frekuensi dan derajat hipotensi dipengaruhi oleh dosis subarakhnoid anestesi lokal, sehingga diperlukan penentuan dosis minimal yang efektif untuk anestesi spinal.

Tujuan: Mengetahui efektivitas dan profil hemodinamik dosis bupivakain hiperbarik 0,5% 0,06 mg/cm untuk blok subarakhnoid pada bedah sesar.

Metode: Sebanyak 40 orang ibu hamil yang memenuhi kriteria inklusi dibagi secara acak menjadi dua kelompok, yaitu 20 orang pada kelompok I mendapat bupivakain 0,5% hiperbarik 0.06 mg/cmTB, dan 20 orang pada kelompok II mendapat bupivakain 0,5% hiperbarik 12,5 mg. Dilakukan pencatatan dari sebelum hingga 45 menit setelah tindakan anestesi spinal terhadap beberapa variabel, yaitu tanda vital, kejadian hipotensi, jumlah efedrin yang diberikan, waktu blok sensorik, dan blok motorik.

Hasil: Pada kelompok I, onset blok sensorik pada dermatom T10 tercapai pada 1,61±0,617 menit paska injeksi obat, berbeda tidak bermakna bila dibandingkan kelompok II yaitu 1,47 ± 0,655 menit (p>0.05). Semua blok sensorik pada penelitian ini berhasil mencapai dematom T4. Onset blok sensorik pada dermatom T4 tercapai pada 2,55±0,56 menit paska injeksi obat pada kelompok I, berbeda tidak bermakna bila dibandingkan kelompok II yaitu 2,45±0,594 menit (p>0.05). Perbedaan rerata tekanan sistolik, tekanan diastolik, tekanan arteri rerata, laju jantung dan jumlah efedrin yang digunakan pada kedua kelompok menunjukkan perbedaan yang tidak bermakna secara statistik (p>0,05), demikin pula dengan angka kejadian hipotensi.

Simpulan: Bupivakain 0,5% hiperbarik 0,06 mg/cm Tinggi Badan untuk blok subarakhnoid pada bedah sesar memiliki efektivitas dan profil hemodinamik serupa dengan Bupivakain 0,5% hiperbarik 12,5 mg.

Kata kunci : bupivakain, tinggi badan, dosis efektif, blok subarachnoid, bedah sesar
Artikel Sekarang
Dipublikasi pada 01 March 2014
Penulis :
» Dian Ayu
» Mohamad Sofyan Harahap
» Uripno Budiono
Kategori : Penelitian
Berkas Artikel (PDF)
Dari Jurnal
Volume VI Nomor 1, Maret 2014 Cover JAI
Daftar Isi | Berkas Full (PDF)

 

Beri komentar

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Unknown: write failed: Disk quota exceeded (122)

Filename: Unknown

Line Number: 0

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Unknown: Failed to write session data (files). Please verify that the current setting of session.save_path is correct (/var/cpanel/php/sessions/ea-php56)

Filename: Unknown

Line Number: 0