Anestesi Spinal Pada Seksio Sesaria Wanita Dengan Tetralogy Fallot Tidak Terkoreksi
ABSTRACT

Background: For patients with ToF, pregnancy and childbirth are cause of morbidity (62.5%) and even mortality (10%) and real effect to the fetus. Regional anesthesia and general anesthesia can be performed in patients with heart disease, although regional anesthesia spinal anesthesia notably more aggressive lowering the patient's hemodynamic state which can be dangerous, but today there are techniques using low doses of 7.5 mg 5- bupivacaine with opioids as an adjunct to minimize aggressiveness haemodynamic compromise that could harm the patient.

Case: Women 23 years, G1P0A0, weight 48 kg 35-36 weeks pregnant hospitalized due to shortness of breath and seemed to want to give birth. Past medical history was dyspnea from she was child, blue when the activity history and diagnosed congenital heart disease. Spinal anesthesia was performed with bupivacaine 0.5% low dose of 5 mg (1 ml) with adjuvant fentanyl 25 mcg (0.5 ml). Block achieved until dermatome thorakal 4.

Conclusion: Spinal block anesthesia technique with a low dose, 1 ml, Hyperbaric Bupivacaine 0.5% plus fentanyl 25 mcg adjuvant considered quite satisfactory as the management of anesthesia in this case. Synergistic effects of local anesthetics and opioids with low dose gives a great advantage to obtain adequate anesthesia, thereby reducing the risk and severity of hypotension.

 

Keywords : Tetralogy Of Fallot ; Cesarean Section ; Spinal Anesthesia
ABSTRAK

Pendahuluan: Bagi pasien ToF, kehamilan dan melahirkan merupakan penyebab morbiditas (62,5%) bahkan mortalitas (10%) dan berefek nyata bagi fetus. Anestesia regional dan anestesia umum dapat dilakukan pada pasien dengan penyakit jantung, walaupun regional anestesia terutama spinal anestesia lebih agresif menurunkan keadaan hemodinamik pasien yang dapat membahayakan, namun saat ini ada tehnik menggunakan dosis rendah bupivakain 5- 7,5 mg dengan opioid sebagai adjuvan untuk meminimalkan agresifitas penurunan hemodinamik yang dapat membahayakan pasien.

Kasus : Wanita 23 tahun, G1P0A0, berat badan 48 kg hamil 35-36 minggu dirawat di RS karena sesak nafas dan ingin melahirkan. Riwayat penyakit dahulu sesak saat masih anak-anak, riwayat biru bila beraktifitas dan didiagnosa penyakit jantung kongenital. Digunakan anestesa spinal dengan bupivakain dosis rendah 0,5% 5 mg (1 ml) dengan adjuvan fentanyl 25 ug (0,5 ml).  Blok didapatkan mencapai dermatom thorakal 4.

Lama operasi 30 menit dengan sistolik antara 90-120 mmHg, diastolik antara 55-80 mmHg dan denyut nadi antara 100-112 kali/menit. lahir bayi laki-laki, APGAR 6-7, berat badan 2100 gram. Post operasi pasien dirawat di Intensive Care Unit, dan selama perawatan kondisi hemodinamik stabil.

Ringkasan : Teknik anestesi blok spinal dengan dosis rendah, 1 ml, Bupivakain Hiperbarik 0,5 % ditambah dengan adjuvan fentanyl 25 mcg dinilai cukup memuaskan sebagai manajemen anestesi pada kasus ini. Efek sinergis dari anestesi lokal dengan dosis rendah dan opiod memberikan keuntungan besar untuk mendapatkan anestesi yang adekuat, sehingga mengurangi resiko dan tingkat keparahan hipotensi.

 

Kata kunci : Tetralogy Of Fallot, Seksio Cesarea, Anesthesi Spinal
Artikel Sekarang
Dipublikasi pada 01 November 2014
Penulis :
» Ariati Isabella Siahaan
» Yutu Solihat
Kategori : Laporan Kasus
Berkas Artikel (PDF)
Dari Jurnal
Volume VI Nomor 3, November 2014 Cover JAI
Daftar Isi | Berkas Full (PDF)

 

Beri komentar

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Unknown: write failed: Disk quota exceeded (122)

Filename: Unknown

Line Number: 0

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Unknown: Failed to write session data (files). Please verify that the current setting of session.save_path is correct (/var/cpanel/php/sessions/ea-php56)

Filename: Unknown

Line Number: 0