Ketamin Dan Blok Peritonsiler Untuk Penatalaksanaan Nyeri Post Operasi Tonsilektomi Pada Anak
ABSTRACT

Background :  Tonsillectomy continues to be one of the most common otorhinolaryngology surgical procedures for children. Severe pain, bleeding, difficulty to swallow are common complaints encountered in children, since peritonsilled fossa and oropharyngs are sensitive due to innervation of trigeminal nerve branch and glossopharyngeal nerve. Peritonsiller infiltration inhibit nociceptive pain, using local anesthesia, can last up to 6 hour post op, and that will reduce consumption of opiod or NSAIDs analgesic due to their side effects.

Objectives : to evaluate the effectiveness  of peritonsiller infiltration using ketamin for managing post operative pain after tonsillectomy in children, and to evaluate complication nausea, vomittus, and psychomimetic effect of ketamin.

Methods :  3 male children age 6-8 years old were scheduled for elective tonsillectomy. Premedication using midazolam 0,07 mg/kg, induction using propofol 2 mg/kg, dexametason 0,1 mg/kg  then cuffed with sevoflurane, then intubate. The operation took 10 minutes, using dissection technique, we performed peritonsiller infiltration in peritonsiller fossa using ketamine 0,2 mg/kgBB and pehacain as solvent, 2 ml in volume was applied in each tonsil before extubation. We evaluate post operative pain using wong baker scale, numeric scale and FLACC scale on 15 minutes postop in recovery room, 1st hour, an 6th hour. We also asessed complication that might occured post op.

Result : The first 15 mins, only first patient had moderate pain (wong baker 4, numeric scale 4, FLACC 4). One hour observation, all children are in mild pain, and in six hour observation children in mild pain, and reduce the need of opioid or NSAIDs analgesic. Vomitting as complication occured in one of three children. All patients were dismissed from the hospital 8 hours after surgery, given Paracetamol 20 mg/Kg orally.

Conclusion :Peritonsiller infiltration using ketamin and pehacain as solvent effective to minimize post operative tonsillectomi  pain in children up to 6 hours post op, in all 3 patients observed, and significantly reduced the need for opioid or NSAIDs analgetic. Need to conduct the main research used bigger samples to know the effectiveness of peritonsiller infiltration for pain management.

 

Keywords : Post operative pain management, peritonsiller infiltration, ketamine.
ABSTRAK

Latar Belakang : Nyeri post operasi tonsilektomi pada anak merupakan hal yang sulit dicegah karena daerah orofaring dan fossa peritonsiler merupakan daerah sensitif nyeri, karena dipersarafi oleh cabang nervus trigeminal dan nervus glossofaringeus, di korteks somatik serebral. Blok peritonsiller diketahui mampu memblok ransang nyeri ini hingga 24 jam post operasi, tergantung dari jenis obat yang diberikan.

Tujuan : Mengetahui keefektifitasan blok peritonsiler menggunakan ketamin untuk tata laksana nyeri post operasi adenotonsilektomi pada anak, dan memantau komplikasi mual muntah atau efek psikomimetik dari ketamin (nyeri kepala, halusinasi, mimpi buruk, depersonalisasi) post operasi.

Metode : dilakukan observasi terhadap anak laki-laki usia 6-8 tahun, masing-masing diwakili oleh 1 pasien yang menderita adenotonsilitis akan dilakukan adenotonsilektomi.  Masing-masing mendapatkan perlakuan yang sama yakni premedikasi : midazolam 0,07 mg/kgBB, Induksi dengan propofol 2 mg/kgBB lalu dilakukan cuff dalam dengan sevoflurane, baru dilakukan intubasi.  Dexametason 0,1 mg/KgBB intravena diberikan sesaat setelah pemberian propofol.  Lama operasi rerata 10 menit, tehnik operasi adalah diseksi dan dilakukan blok peritonsiler sesaat sebelum pasien dilakukan ekstubasi.  Blok peritonsiler dilakukan pada fossa peritonsiler dengan menggunakan ketamin 0,2 mg/kgBB diencerkan dengan 2 ampul pehakain, disuntikkan 1 ml posterior dan 1 ml anterior fossa peritonsiler sebelum pasien diekstubasi. Dinilai tingkatan nyeri dengan menggunakan skala wong baker, skala numerik, dan skala FLACC1 pada 15 menit pertama di ruang pemulihan, jam pertama, dan jam ke enam, dan dilakukan observasi adakah mual-muntah maupun efek psikomimetik akibat pemberian ketamin post operasi.

Hasil : Hasil penilaian 15 menit pertama diruang pemulihan pada pasien pertama  skala wong baker 4, skala numerik 4, skala FLACC 4. Pasien ke dua skala wong baker 2, skala numerik 2, skala FLACC 0. Pasien ke tiga skala wong baker 4, skala numerik 5 dan skala FLACC 2. Hasil penilaian jam ke 1, pasien pertama skala wong baker 2, skala numerik 3, skala FLACC 3. Pasien kedua skala wong baker 2, skala numerik 2, skala FLACC 0. Pasien ke 3 skala wong baker 2, skala numerik 2, skala FLACC 0. Hasil penilaian jam ke 6, pasien pertama skala wong baker 2, skala numerik 2, skala FLACC 0. Pasien kedua   skala wong baker 0, skala numerik 1, skala FLACC 0. Pasien ke tiga skala wong baker 2,skala numerik 1, skala FLACC 0.  Observasi komplikasi PONV post operasi memberikan hasil 1 dari 3 pasien mengalami mual-muntah, tidak ada pasien yang mengalami nyeri kepala, halusinasi atau gangguan prilaku post operatif. Pasien dipulangkan 8 jam post operasi dengan diberikan analgetik post operasi paracetamol 20 mg/kgBB peroral.

Simpulan : Blok peritonsiler dengan menggunakan ketamin dan pehakain sebagai pelarut eektif untuk meminimalkan nyeri post operasi hingga 6 jam post operasi, pada ketiga pasien yang diobservasi. Akan dilakukan penelitian menggunakan jumlah sampel besar untuk menilai keefektifitasan blok peritonsiler ini sebagai manajemen nyeri post operasi.

 

Kata kunci : manajemen nyeri post operasi, infiltrasi peritonsiler, ketamin
Artikel Sekarang
Dipublikasi pada 01 July 2015
Penulis :
» Nur Hajriya Brahmani
» Doso Sutiyono
Kategori : Penelitian
Berkas Artikel (PDF)
Dari Jurnal
Volume VII Nomor 2, Juli 2015 Cover JAI
Daftar Isi | Berkas Full (PDF)

 

Beri komentar

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Unknown: write failed: Disk quota exceeded (122)

Filename: Unknown

Line Number: 0

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Unknown: Failed to write session data (files). Please verify that the current setting of session.save_path is correct (/var/cpanel/php/sessions/ea-php56)

Filename: Unknown

Line Number: 0