Pengaruh Pemberian Parecoxib Terhadap Kadar Il-6 dan Intensitas Nyeri Pascabedah Laparotomi Ginekologi
ABSTRACT
Background: Post operative pain still an issue in the post operative management.
Approximately 80% patients undergo surgery has had acute post operative pain which
hipothetically mediated by interleukin 6 (IL-6): a proinflamation cytokine that has
important role in pain physiology.
Objective: The aim of this research is to measure Interleukin 6 (IL-6) concentration and
post operative pain intensity in the use of combination Parecoxib 40 mg intravenous
with epidural analgesic bupivakain and fentanyl for patients undergo gyneacology
laparotomy.
Methods: This is an experimental research using double blind random technique.
Total sample 50, which divided into 2 groups consist of 25 subjects each which had
done gyneacologic laparotomy. One group had Parecoxib 40 mg before surgery and
12 hours after surgery, while the control group had placebo. Both of groups had
epidural analgesic using bupivacain 0,5% and fentanyl, and post operative analgesic
continuous with bupivacain 0,125% and fentanyl 2 ug/ml 5 ml/hour. The pain
asessment using NRS chart at 2, 12, and 24 hours post operative.
Result: IL-6 serum on both groups had elevation with the peak level on 24 hours post
operative. No significant difference in IL-6 serum elevation (p>0,05). No difference
also in assessment post operative pain scale using NRS chart in both groups.
Conclusion: Analgesic combination between Parecoxib 40 mg IV with epidural
analgesic bupivacain 0,125% can’t lower IL-6 patient serum who undergo
gynecologic laparotomy.
Keywords : IL-6, Parecoxib, gynecologic Laparotomy, epidural analgesic
ABSTRAK
Latar Belakang: Nyeri pascabedah masih merupakan masalah dalam periode
pascabedah. Sekitar 80% pasien yang menjalani pembedahan mengalami nyeri akut
pascabedah. Interleukin-6 (IL-6) merupakan sitokin proinflamasi yang berperan
penting dalam fisiologi nyeri.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengukur kadar IL-6 dan intensitas nyeri
pascabedah pada penggunaan kombinasi Parecoxib 40 mg intravena dengan
analgesia epidural bupivacain dan fentanyl pada pasien yang menjalani laparotomi
ginekologi.
Metode: Dilakukan penelitian eksperimental secara acak pada 50 pasien yang dibagi
menjadi dua kelompok, masing-masing 25 subyek yang menjalani bedah laparotomi
ginekologi. Sebelum dan 12 jam setelah pembedahan Kelompok Parecoxib
mendapatkan Parecoxib 40 mg sedangkan Kelompok Kontrol mendapatkan plasebo.
Pada kedua kelompok mendapatkan anestesi selama pembedahan dengan anestesi
epidural bupivacain 0,5% dan fentanyl dilanjutkan analgesia epidural pascabedah
kontinu dengan bupivacain 0,125% dan fentanyl 2 ug/ml 5 ml/jam. Penilaian nyeri
dengan NRS diam bergerak dan dilakukan pada 2 jam, 12 jam, dan 24 jam
pascabedah.
Hasil: Pada IL-6 serum pada kedua kelompok mengalami peningkatan dengan kadar
puncak pada pengukuran 24 jam pascabedah. Tidak ada perbedaan peningkatan
kadar IL-6 antara kedua kelompok (p>0,05). Demikian pula pada penilaian skala
nyeri dengan NRS diam dan bergerak, tidak ditemukan perbedaan antara kedua
kelompok.
Kesimpulan: Kombinasi analgesia parecoxib 40 mg iv dengan analgesia epidural
bupivacain 0,125% tidak dapat menurunkan kadar IL-6 serum pada pasien yang
menjalani laparotomi ginekologi.

 

Kata kunci : IL-6, Parecoxib, laparotomi ginekologi, analgesia epidural
Artikel Sekarang
Dipublikasi pada 01 July 2013
Penulis :
» Heriady Haeruddin
» Muhammad Ramli Ahmad
Kategori : Penelitian
Berkas Artikel (PDF)
Dari Jurnal
Volume V Nomor 2, Juli 2013 Cover JAI
Daftar Isi | Berkas Full (PDF)

 

Beri komentar

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Unknown: write failed: Disk quota exceeded (122)

Filename: Unknown

Line Number: 0

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Unknown: Failed to write session data (files). Please verify that the current setting of session.save_path is correct (/var/cpanel/php/sessions/ea-php56)

Filename: Unknown

Line Number: 0